Operasi Patuh Lodaya 2023 Digelar Pekan Depan, Patuhi Hal Berikut Agar Terhindar dari ELTE

- 8 Juli 2023, 18:36 WIB
Kasatlantas Polresta Bandung, Kompol Mangku Anom saat memberikan keterangan pers
Kasatlantas Polresta Bandung, Kompol Mangku Anom saat memberikan keterangan pers /Yusup Supriatna /Jurnal Soreang

GALAMEDIANEWS - Operasi Patuh Lodaya 2023 di wilayah Bandung akan kembali dilaksanakan pada Senin, 10 Juli 2023.

Pada operasi tahun ini akan menjadi ajang untuk menertibkan kembali pengguna jalan raya dalam berlalu lintas di Kabupaten Bandung.

Kepala Satlantas Polresta Bandung Kompol Mangku Anom menyebutkan sejak pandemi Covid 19 berakhir, kepatuhan lalu lintas pengendara motor dan mobil makin menurun.

Akibat hal tersebut, penindakan kepada pelanggar lalu lintas akan kembali dilakukan di sejumlah ruas jalan dalam operasi tersebut.

Baca Juga: NONTON Drakor Revenant Episode 6 Sub Indo Resmi Kapan Tayang dan Jam Berapa? Cek Jadwal Tayangnya

"Makanya dengan adanya operasi ini harapannya kegiatan penindakan pelanggaran itu bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan, menurunkan angka pelanggaran, kecelakaan," kata Anom di Bandung, Jawa Barat pada Jumat, 7 Juli 2023.

'Tertib Berlalu-lintas Sebagai Cermin Moralitas', menjadi tema dalam penertiban lalu lintas tahun ini. Operasi akan berlangsung selama 14 hari kedepan, sejak tanggal 10 - 23 Juli 2023.

Anom menambahkan jika anggota polisi yang bertugas pada saatnya akan bersifat mobile dalam penertiban kepada pengguna jalan yang melanggar lalu lintas.

Baca Juga: Kumpulan Ide Tema MPLS 2023 untuk SMP dan SMA, Benar-benar Unik dan Keren!

Maka dari itu, para polisi tidak akan bertindak statis dalam tugasnya. Menurutnya, Satlantas Polres Bandung akan berupaya sepenuhnya untuk melakukan penindakan dengan sistem elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE).

Adapun hal yang dianggap melanggar dan akan menjadi sasaran target penertiban operasi, diantaranya:

• Melawan arus
• Tidak menggunakan helm
• Anak dibawah umur melanggar rambu
• Melanggar APILL (alat pemberi isyarat lalu lintas)
• Melebihi batas kecepatan
• Menggukana ponsel saat berkendara
• Knalpot Bising

"Dan yang mungkin saat ini menjadi atensi dari saya itu penindakan terhadap knalpot brong (bising) dan kendaraan overload," katanya.

Baca Juga: BOCORAN 25 Jawaban Minuman Teka-teki MPLS 2023: Minuman Semut Dingin hingga Air Dugem

Kegiatan ini akan menjadi bahan evaluasi terhadap titik-titik rawan pelanggaran lalu lintas di Kabupaten Bandung. Hal tersebut perlu di lakukan pembaharuan kembali sejak tidak adanya penertiban lalu lintas beberapa waktu sebelumnya.

"Paling kita tentukan berdasarkan data kecelakaan, kan yang tinggi itu mungkin wilayah-wilayah padat penduduk, dan daerah yang memiliki kontur jalan yang rawan," kata Anom. Yang paling penting, dia pun berharap operasi itu ke depannya bisa mengurangi angka kecelakaan hingga menyebabkan korban jiwa di jalanan.***

Editor: Dicky Aditya

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah