Terjadi Kerusuhan Antaretnis di Kalimantan, Lebih dari 500 Orang Meninggal Dunia, Sejarah 18 Februari

- 17 Februari 2022, 21:01 WIB
Ilustrasi kerusuhan. Terjadi kerusuhan antaretnis di Kalimantan, lebih dari 500 orang meninggal dunia, sejarah 18 Februari./Unsplash/Ignacio Amenabar
Ilustrasi kerusuhan. Terjadi kerusuhan antaretnis di Kalimantan, lebih dari 500 orang meninggal dunia, sejarah 18 Februari./Unsplash/Ignacio Amenabar /

Banyak warga Madura yang juga ditemukan dipenggal kepalanya oleh suku Dayak.

Skala pembantaian membuat militer dan polisi sulit mengontrol situasi di Kalimantan Tengah. Pasukan bantuan dikirim untuk membantu pasukan yang sudah ditempatkan di provinsi ini.

Pada 18 Februari, suku Dayak berhasil menguasai Sampit. Polisi menahan seorang pejabat lokal yang diduga sebagai salah satu otak pelaku di belakang serangan ini.

Orang yang ditahan tersebut diduga membayar enam orang untuk memprovokasi kerusuhan di Sampit. Polisi juga menahan sejumlah perusuh setelah pembantaian pertama.

Kemudian, ribuan warga Dayak mengepung kantor polisi di Palangkaraya sambil meminta pelepasan para tahanan.

Baca Juga: Gempa Magnitudo 8.2 dan Tsunami 7 Meter Sapu Pulau Biak Papua, Sejumlah Orang Tewas 17 Februari 1996

Polisi memenuhi permintaan ini dan pada 28 Februari, militer berhasil membubarkan massa Dayak dari jalanan, namun kerusuhan sporadis terus berlanjut sepanjang tahun.

Selain konflik Sampit, tanggal 18 Februari juga mencatat sejumlah peristiwa penting terjadi dari tahun ke tahun.

Tak sedikit dari peristiwa itu menjadi catatan sejarah penting bagi perjalanan hidup manusia dan sampai harus menelan korban jiwa.

Berikut sejumlah peristiwa penting di tanggal 18 Februari, yang dirangkum Galamedia dari berbagai sumber:

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah