Pil Kontrasepsi Tingkatkan Risiko Terserang Virus Corona?

- 6 Agustus 2020, 15:11 WIB
ILUSTRASI pil kontrasepsi.*/REUTERS /


GALAMEDIA - Sejumlah ahli tengah melakukan penelitian kemungkinan peningkatan risiko dari virus Corona (Covid-19) jika seseorang meminum pil KB atau kontrasepsi. Sebuah studi baru memperingatkan, Covid-19 dapat meningkatkan risiko pembekuan darah, bagi orang-orang yang menggunakan kontrasepsi oral.

Penelitian menyebut pil kontrasepsi mengandung estrogen yang dapat mempersempit pembuluh darah. Orang yang sedang hamil atau menjalani terapi hormon pengganti (HRT) pun menghadapi bahaya yang sama.

Estrogen memicu trombosis vena dalam mematikan pada beberapa calon ibu dan pada perempuan, yang menggunakan pil atau HRT. Penyumbatan biasanya dimulai di kaki, tetapi bisa bergerak ke atas, memicu serangan jantung atau stroke.

Baca Juga: Sudah Menyebar, Pejabat China Peringatkan Penyakit Jauh Lebih Mematikan dari Virus Corona

Menurut Endocrinology, kontrasepsi oral diketahui membawa risiko kecil pada kondisi tersebut, yang dapat diperburuk oleh virus Corona. Meresepkan pengencer darah seperti aspirin untuk ketiga kelompok akan menawarkan perlindungan.

Menurut penulis studi, Dr Daniel Spratt, mengatakan bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan apakah perempuan yang menggunakan pil KB atau HRT harus dihentikan.

"Selama pandemi ini, kita perlu penelitian tambahan untuk menentukan apakah perempuan yang terinfeksi selama kehamilan harus menerima terapi anti-koagulasi atau jika perempuan yang menggunakan pil KB atau HRT harus dihentikan," kata Dr Spratt dari Maine Medical Center di Portland, seperti dilansir Mirror.co.uk Kamis 6 Agustus 2020.

Baca Juga: Lagi-Lagi Bikin Ulah, Denny Siregar Nyinyir Habib Rizieq Shihab

Dr Spratt menambahkan virus Corona dapat menyebabkan gumpalan darah terbentuk, bahkan pada orang yang sebelumnya sehat.

"Penelitian yang membantu kita memahami bagaimana virus Corona menyebabkan pembekuan darah juga dapat memberi kita pengetahuan baru tentang bagaimana itu terbentuk di pengaturan lain dan bagaimana cara mencegahnya," tambahnya.

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X