Ahli Kitab Klaim Bukti Kisah Nabi Yunus dan Ikan Paus Ditemukan di Yerusalem

- 13 Agustus 2020, 03:15 WIB
Nabi Yunus dipercaya hidupa pada abad kedelapan SM. (Foto: Getty Images) /

GALAMEDIA - Kisah Nabi Yunus dimakan ikan paus tercatat dalam sejumlah kitab. Dalam cerita itu disebutkan, Nabi Yunus tetap hidup di dalam perut ikan hingga akhirnya dimuntahkan ke daratan.

Yunus adalah seorang nabi yang diyakini hidup pada abad kedelapan SM, pada masa pemerintahan Raja Yeroboam II.

Meskipun kisah Yunus dianggap oleh banyak orang sebagai perumpamaan yang dimaksudkan untuk mengajarkan tentang kasih sayang dan kepercayaan kepada Tuhan, ada beberapa yang percaya bahwa cerita itu bukan perumpaan. Namun kejadian sebenarnya.

Dalam kitab, Yunus dikirim dalam misi ke kota Niniwe di Asiria untuk menubuatkan kehancurannya. Tapi Yunus diliputi keraguan dan ingin tidak menjalankan misinya. Jadi ia pun naik kapal ke Tarsis sebagai gantinya.

Sebagai pembalasan, Tuhan menciptakan badai yang mengamuk dan Yunus terlempar ke laut untuk menyelamatkan kapal dari kehancuran.

Tapi bukannya tenggelam, kitab menyebutkan seekor ikan besar atau paus menelan Yunus dan menjaganya tetap aman selama tiga hari penuh.

Setelah berdoa kepada Tuhan untuk mengampuninya, paus itu pun memuntahkan Yunus di tanah kering dan dia menyelesaikan misinya ke Niniwe.

Tom Meyer, salah seorang teolog di Shasta Bible College dan Graduate School di California, AS, percaya ada bukti arkeologis yang bisa menguatkan cerita tersebut.

Dia mengatakan kepada Express.co.uk, "Berkenaan dengan bukti arkeologi yang menunjukkan kesejarahan kisah Yunus, gagasan tentang kebangkitan Yunus dari kuburan air sangat dipercaya dan menonjol dalam pemikiran dan praktik Yahudi sehingga menjadi motif pada osuarium (peti mati) dan makam orang Kristen Yahudi awal."

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X