Ada Kudeta di Myanmar, Fadli Zon Khawatir Terhadap Kasus Etnis Rohingya

3 Februari 2021, 10:33 WIB
Fadli Zon. //Instagram/@fadlizon

GALAMEDIA – Terjadinya kudeta di Myanmar membuat politisi partai Gerindra, Fadli Zon semakin khawatir dengan kondisi etnis Rohingya.

Dilansir galamedianews dari laman resmi DPR RI, Fadli Zon mencemaskan krisis politik yang dialami Myanmar saat ini akan menghambat penyelesaian tragedi kemanuasiaan yang menimpa etnis Rohingya.

Pada tahun 2017 lalu, sebanyak ratusan ribu etnis Rohingya terusir dan telah mengungsi ke berbagai negara, termasuk Indonesia karena tindakan keras militer Myanmar.

Baca Juga: Cegah Penyebaran Covid-19, Polrestabes Bandung Bagikan Masker dan Beras

Ia menilai, tindakan militer Myanmar ini merupakan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) secara brutal.

“Pada akhir 2017, saya telah melihat langsung kamp pengungsian di Cox Bazaar, perbatasan Bangladesh yang dihuni ratusan ribu warga Rohingya. Mereka adalah korban yang selamat dari penyiksaan dan penindasan militer Myanmar,” ujarnya.

Fadli Zon mengungkapkan, kudeta militer dan krisis politik yang terjadi saat ini akan semakin mengabaikan kasus Rohingya oleh pemerintah Myanmar.

Baca Juga: Klasemen dan Top Skor Liga Inggris Pekan ke-22, Arsenal Tumbang, MU Berpesta

Untuk itu, ia mendesak agar semua pihak yang terlibat konflik di Myanmar ini untuk menahan diri.

“Selain itu, saya juga mendorong agar ASEAN melakukan tindakan progresif dalam menyikapi persoalan yang terjadi di Myanmar.

Menurut Saya, ASEAN perlu mendorong terjadinya dialog dan mungkin juga power sharing antar faksi yang terlibat konflik,” terangnya.

“Sebab selama ini ASEAN sangat lamban dan tak banyak berfungsi dalam mengatasi persoalan-persoalan semacam itu. ASEAN kelihatan tak berdaya dalam menangani masalh Rogingya apalagi kini ada kudeta,” jelasnya.***

Editor: Dadang Setiawan

Tags

Terkini

Terpopuler