Geger! Sebut Ada Muadzin Saat Shalat Idul Adha, Akun Twitter Jokowi Dicecar Habis-habisan

- 20 Juli 2021, 20:40 WIB
Presiden Joko Widodo saat melaksanakan Sholat Idul Adha di Istana.
Presiden Joko Widodo saat melaksanakan Sholat Idul Adha di Istana. /Tangkapan layar Twitter./

GALAMEDIA - Unggahan akun Twitter resmi milik Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendadak curi perhatian warganet.

Pasalnya, dalam unggahan terbarunya yang menunjukkan momentum Jokowi melaksanakan shalat Idul Adha di Istana Bogor disebutkan terdapat muazin.

"Salat Iduladha pagi ini di halaman Istana Bogor dengan jamaah terbatas. Bertindak sebagai muadzin, imam, dan khatib adalah anggota Paspampres," begitu cuit akun @jokowi.

"Kata sang khatib, 'semua cobaan dapat kita lalui dengan baik bila dihadapi dengan sabar'." sambungnya.

Presiden Joko Widodo saat melaksanakan Sholat Idul Adha di Istana.
Presiden Joko Widodo saat melaksanakan Sholat Idul Adha di Istana.

Sontak unggahan itu menuai banyak respons dan pertanyaan dari warganet lantaran selama ini pelaksanaan shalat Idul Adha tidak ada muadzin.

Tampak dalam kolom komentar, akademisi Ali Syarief juga ikut merespons.

Baca Juga: Jokowi Resmi Revisi Statuta UI Terkait Rangkap Jabatan, Sujiwo Tejo: Dulu Aku Masih Bangga…

"Hehehe ada muadzinnya? Pdhl shalat sunnah. Dilaksanakan bagus, tidak juga, ndak dosa. Tp okl-ah, jd pesan negara yg ingin anda sampaikan apa dg event ini?," cuitnya.

Selain itu, aktivis dakwah, Hilmi Firdausi juga ikut menyoroti adanya muazin dalam gelaran shalat Idul Adha Jokowi.

"Selamat hari raya Idul Adha Pak Presiden. Sedikit koreksi saja buat admin akun ini, sholat Ied tdk didahului oleh Adzan & Iqomah, jadi ga ada muadzin,"

"Mungkin yg dimaksud Bilal. Sehat2 selalu ya para pejabat negara, agar terus bisa mengajak rakyat Indonesia utk bersabar," katanya.

Demikian pula dengan politikus Partai Ummat, Mustofa Nahrawardaya yang bingung dengan aliran yang dianut Jokowi.

"Idul Adha kok ada Muadzin. Aliran apa ya?," kata dia.

Baca Juga: Presiden Jokowi Perpanjang PPKM Darurat, Ini Kompensasinya

Sementara seorang warganet menyarankan agar unggahan itu dihapus karena dinilai dapat merusak citra Presiden Jokowi.

"Tolong donk... admin @jokowi jgn makin memperburuk citra @jokowi, masa ada muadzinnya. Kalau yg berhubungan dg ibadah tanya2 dulu pada ahlinya. Walaupun anda bukan seorang muslim minimalnya harus tahu tata cara ibadah agama @jokowi. Mending hapus dan ganti dg redaksi baru," tulisnya.

Hingga berita ini ditulis, unggahan akun tersebut terus menuai komentar dari warganet.***

Editor: Dicky Aditya


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X