Densus 88 Sebut Kemenangan Taliban Dijadikan Inspirasi oleh Kelompok Teroris di Indonesia

- 6 Oktober 2021, 13:59 WIB
Ilustrasi pasukan Taliban. /Stringer/Reuters
Ilustrasi pasukan Taliban. /Stringer/Reuters /

GALAMEDIA - Direktur Pencegahan Densus 88 Anti Teror, Kombes Pol M. Rosidi mengatakan bahwa kemenangan Taliban sangat berdampak pada kelompok teroris yang ada di Indonesia.

Hal itu disampaikan M. Rosidi dalam acara diskusi daring yang berjudul 'Berkuasanya Taliban di Afghanistan: Apa Pengaruhnya Terhadap Indonesia" dan tayang di channel Youtube The Habibie Center, Selasa 5 Oktober 2021.

Menurutnya, kemenangan Taliban sangat menginspirasi kelompok-kelompok teroris di Indonesia untuk menjalankan propagandanya.

Baca Juga: Love Story The Series, Rabu 6 Oktober 2021: Dinda dan Wilantara Siap Cerai

"Euforia kemenangan Taliban ini dapat membawa dampak terhadap keberadaan kelompok teror di Indonesia. Paling tidak, dapat dijadikan sebagai sarana propaganda mereka," ujarnya, dikutip Galamedia dari channel Youtube The Habibie Center, Rabu 6 Oktober 2021.

Dalam diskusi daring tersebut, M. Rosidi juga mengungkap bukti bahwa kemenangan Taliban sangat menginspirasi kelompok teroris di Indonesia yaitu Jemaah Islamiyah (JI).

Bukti tersebut menurutnya didapat saat ia berhasil menangkap salah satu pimpinan JI beberapa waktu lalu dan mengintrogasinya. Menurutnya, pimpinan JI tersebut menjadikan kemenangan Taliban sebagai inspirasi untuk menekankan jamaahnya agar tetap istiqomah seperti Taliban.

Baca Juga: Resep dan Cara Membuat Arem-arem Mie, Snack Tradisional yang Endeus

"Perjuangan Taliban selama 20 tahun menjadi inspirasi JI untuk menyampaikan kepada jamaahnya istiqomah seperti Taliban," ungkapnya.

Selain itu, M. Rosidi juga mengkhawatirkan bahwa Afghanistan akan menjadi sarang teroris baru pasca kemenangan Taliban tersebut. Pasalnya, saat ini banyak pihak yang mempropagandakan bahwa Taliban itu merupakan kelompok yang berjuang menegakan syariat Islam di akhir zaman.

Halaman:

Editor: Hj. Eli Siti Wasilah


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network