Satgas Covid-19 Nyatakan Markas Habib Rizieq Jadi Klaster Penyebaran Virus Corona

- 20 November 2020, 19:58 WIB
Ketua Satgas Penanganan COVID-19 sekaligus Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo . / ANTARA FOTO/Galih Pradipta/


GALAMEDIA - Ketua Satgas Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo mengungkapkan ada tujuh orang terkonfirmasi positif virus corona di wilayah Petamburan, Jakarta Pusat.

Ia mengatakan klaster Petamburan itu didapati pihaknya setelah melakukan tes usap (swab) virus corona terhadap 15 orang, termasuk kepada Lurah Petamburan Setiyanto.

"Data yang diterima Satgas, per Kamis sore 19 November, untuk wilayah Petamburan Jakarta Pusat telah dilakukan swab terhadap 15 orang. Ada 7 orang positif Covid-19, termasuk Lurah Petamburan," ujar Doni dalam siaran pers, Jumat 20 November 2020.

Baca Juga: Baru Dilantik, Kapolda Metro Jaya Lansung Tancap Gas Ikut Urusi Spanduk Habib Rizieq

Selain itu, Doni menyatakan berdasarkan data yang diterima pihaknya per Jumat sore, pihaknya melakukan swab antigen di klaster Megamendung, Bogor, Jawa Barat.

Hasilnya dari swab antigen terhadap 559 orang ditemukan 20 reaktif covid-19.

"Laporan lain, terdapat 50 orang positif Covid-19 yang mayoritas berdomisili sekitar Tebet," ujar pria yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tersebut.

Atas dasar itu, Doni pun meminta kerja sama semua komponen masyarakat di berbagai daerah terutama DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

Baca Juga: Tak Ada Angin Tak Ada Hujan Warga Medan Demo Tolak Habib Rizieq Hingga Ancam Pertumpahan Darah

"Khususnya para Ketua RT dan Ketua RW untuk menyampaikan pesan kepada keluarga keluarga bagi yang kemarin ikut beraktivitas, mulai dari penjemputan di Bandara Soekarno Hatta, kegiatan Maulid Nabi di Tebet, dan juga di Mega Mendung, serta acara terakhir di Petamburan, kiranya dengan kesadaran sendiri untuk melaporkan diri kepada Ketua RT dan Ketua RW," kata dia.

Halaman:

Editor: Dicky Aditya

Sumber: satgas covid-19


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X