Di Mana Lahan untuk Program Petani Milenial Jabar? Berikut Ini Penjelasannya

- 5 Juni 2021, 09:03 WIB
Seorang Petani Milenial mengamati kolam bioflok nila yang dibudidayakan dengan lima peserta lainnya, di Ciherang, Cianjur, Rabu, 2 Juni 2021.
Seorang Petani Milenial mengamati kolam bioflok nila yang dibudidayakan dengan lima peserta lainnya, di Ciherang, Cianjur, Rabu, 2 Juni 2021. /Berita KBB/Ade Bayu Indra/


GALAMEDIA - Program Petani Milenial dikonsep agar para peserta bisa menggarap komoditas di atas lahan yang sudah dipersiapkan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Selain itu, ada pula skema memanfaatkan lahan milik peserta program dan pihak ketiga atau swasta, BUMD dan BUMN.

Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Jabar Benny Bachtiar memaparkan, lahan yang dipersiapkan untuk para peserta sudah tersedia dan sebagian tengah diproses secara cermat.

Baca Juga: Resign dan Pilih BRILink, Lili Setiawan Sukses Sekolahkan Anaknya ke China

Proses ini harus berlangsung matang, tidak bertabrakan dengan aturan hukum soal pemanfaatan lahan dan cermat dalam arti kondisi lahan cocok untuk pengembangan komoditas.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk memanfaatkan lahan idle yang bisa dimanfaatkan, jadi tidak asal lahan kosong,” kata Benny.

Dalam catatan Benny, lahan untuk pemanfaatan program Petani Milenial tersebar di delapan kabupaten/kota.

Delapan daerah tersebut antara lain Cianjur, Cirebon, Subang, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Sukabumi, Karawang, dan Indramayu. Dengan total luas lahan yang sudah tersedia 100,52 hektare.

Baca Juga: Sinopsis Buku Harian Seorang Istri 5 Juni 2021: Dewa Berhasil Selamatkan Nana, Mia Ketahuan Lagi

“Di setiap daerah luasan yang tersedia bervariasi. Ada yang memiliki luasan 50 hektare, 20 hektare sampai di bawah 1 hektare. Lahan itu akan diberikan pada petani milenial yang lokasinya berdekatan dengan lahan,” tutur Benny.

Halaman:

Editor: Brilliant Awal


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X