Hoaks Video Standing Ovation Terhadap Presiden Jokowi di KTT G20 Italia, Henry Subiakto: Harus Diluruskan

- 1 November 2021, 21:39 WIB
Guru Besar Universitas Airlangga (Unair), Henry Subiakto.
Guru Besar Universitas Airlangga (Unair), Henry Subiakto. //Twitter.com/@henrysubiakto./

GALAMEDIA - Belakangan ini beredar video Presiden Jokowi yang mendapat standing ovation dari pemimpin dunia sehingga menjadi perbincangan hangat.

Dalam video yang beredar, Jokowi yang tampak selesai berpidato di forum internasional, mendapat sambutan berupa standing ovation dari para pemimpin dunia yang hadir.

Di media sosial, banyak netizen yang membagikan video tersebut dengan menuliskan narasi bahwa sambutan luar biasa terhadap Presiden Jokowi terjadi di KTT G20 yang berlangsung di Italia.

Baca Juga: Rachel Vennya Siap Jika Ditetapkan sebagai Tersangka, PMJ: Unsur Pidana Terpenuhi

Menyikapi keramaian yang terjadi, Guru Besar Universitas Airlangga (Unair), Henry Subiakto sampai ikut berkomentar.

Melalui akun Twitter pribadinya, Henry menegaskan video yang beredar tentang standing ovation terhadap Presiden Jokowi itu bukan terjadi di KTT G20, Italia.

Henry mengungkapkan, video standing ovation tersebut justru didapat Presiden Jokowi saat menghadiri acara Parlemen Australia tahun 2020 lalu.

"Video yg ada standing ovation untuk Presiden Jokowi itu ternyata terjadi di Parlemen Australia 2020. Bukan di G20 Italia," ujarnya, dikutip Galamedia, Senin 1 November 2021.

Baca Juga: Langkah Satgas Anti Mafia Bola Terhenti, Hendro Pandowo: Telah Berakhir pada 20 Agustus 2020

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network