Hidup Tenang dengan Berbaik Sangka

- 6 Agustus 2020, 11:51 WIB
Alquran Surah Al Fatihah //unsplash.com/@ayeshafirdaus

GALAMEDIA - Manusia adalah mahluk sosial yang hidup berdampingan dengan mahluk lainnya. Saling menghormati dan menghargai satu sama lain. Maka dari itu kita perlu untuk berperilaku baik demi terjaganya ketenangan di rumah, sekolah, kampus, kantor dan lingkungan masyarakat.

Salah satunya dengan tidak berburuk sangka, dan selalu berbaik sangka atas semua yang terjadi.

Berbaik sangka dalam islam disebut sebagai Husnuzan, berasal dari kata husnu yang berarti baik  dan az-zan artinya prasangka atau sangkaan. Selalu melihat segala sesuatu dari sisi positifnya dan meyakininya, tidak bisa dianggap keburukan seuatu hal jika tidak ada bukti yang jelas dan pasti.

Baca Juga: Dibanderol Rp 500 Ribuan Saja, C-Face Masker Anti-corona yang Bisa Menerjemahkan Delapan Bahasa

Berburuk sangka atau su’uzan sendiri ialah menuduh seseorang tanpa dasar dan bukti yang jelas/ benar. Dalam bukunya ihya Ulumuddin, Imam Ghazali menjelaskan bahwa hukum berburuk sangka adalah haram, seperti dengan halnya membicarakan keburukan seseorang dengan kepada yang lainnya.

Namun manusia sebagai mahluk lemah tidak dapat menghalangi sesuatu yang terbesit dalam hati layaknya prasangka buruk, maka dari itu kita harus cepat –cepat  dilupakan jangan dipelihara, dilanjutkan dan ditumbuhkan menjadi kecurigaan-kecurigaan lalu kita bicarakan pada orang lain inilah perbuatan yang mendatangkan dosa.

Dalam buku Menghiasi diri dengan Beramal Shaleh dan berbaik sangka karya Arief Nur Rahman Al Aziiz disebutkan, Allah akan memaafkan prasangka buruk yang terbesit itu. Seperti yang diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a., dari Nabi Muhammad Saw., bersabda:

”sesungguhnya Allah memaafkan apa yang dikatakan oleh hati mereka, selama tidak melakukan apapun ataupun mengungkapnya.” (HR. Bukhari)

Berbaik sangka tidak hanya sesama manusia, tapi yang lenih penting kita harus berbaik sangka kepada Allah SWT., dan diri sendiri. Lalu bagaimana caranya kita berbaik sangka kepada Allah?

Halaman:

Editor: Brilliant Awal


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X