Tak Gentar Di-Ozil-kan, Demi Muslim Uighur Bintang Barcelona Antoine Griezmann Putus Kontrak Huwaei

- 11 Desember 2020, 10:29 WIB
Antoine Griezmann
Antoine Griezmann /Instagram/AntoineGriezmann/

GALAMEDIA - Penyerang mahal Barcelona, Antoine Griezmann mengakhiri kerja sama  dengan Huawei.

Pemain berpaspor Prancis tersebut memilih putus hubungan dengan raksasa telekomunikasi China dengan alasan prinsip.

Griezmann tak bisa menoleransi keterlibatan Huawei dalam pengembangan perangkat lunak yang berfungsi “memata-matai” muslim Uighur di China.

Perangkat dimaksud akan mengirim peringatan setiap kali mengidentifikasi muslim Uighur.

Baca Juga: Tak Gentar Hadapi Ormas, Kapolda Metro Jaya: Ini Harus Kita Selesaikan

Dikutip Galamedia dari DailyMail, Jumat (11 Desember 2020) keputusan Griezmann menyusul laporan Washington Post (WaPo) awal pekan ini. 

WaPo menyebut  Huawei telah menguji perangkat lunak yang mampu mengirim peringatan otomatis ketika kamera pengintai mengenali anggota kelompok minoritas Uighur yang sebagian besar muslim.

Program pengawasan pengenalan wajah dapat mengidentifikasi seseorang dari kelompok minoritas di tengah kerumunan termasuk memperkirakan usia dan jenis kelamin mereka.

Baca Juga: Telkom University Menjadi Kampus Terhijau Ke-9 di Indonesia

Mengutip dokumen yang diduga ditandatangani perwakilan Huawei, dikatakan  bahwa perusahaan bersama Megvii, sebuah start-up menguji kecerdasan buatan yang mampu menjadi "alarm Uighur" otomatis.

PBB memperkirakan lebih dari satu juta etnis Uighur dan muslim lainnya telah ditahan di provinsi Xinjiang, China.

Sejauh ini China membantah adanya pelanggaran dan mengatakan kamp-kamp di wilayah tersebut memberi pelatihan kejuruan dan membantu memerangi ekstremisme.

Baca Juga: Jelang Akhir Pekan, Rupiah Berpeluang Menguat dan IHSG Diprediksi Bergerak Variatif

Griezmann telah menjadi duta Huawei sejak 2017 dan menjalin kerja sama selama di Atletico Madrid, termasuk menghadirkan ponsel bermerek Atletico pada musim 2016.

Tetapi Griezmann, yang ikut dalam skuad timnas Prancis yang berhasil memenangi Piala Dunia 2018 menyatakan “putus hubungan” dengan Huawei melalui pernyataan di akun Instagram miliknya.

“Saya mengumumkan bahwa saya akan segera mengakhiri kemitraan yang menghubungkan saya dengan perusahaan ini (Huawei). Demikian kutipan pernyataan dalam bahasa Prancis tersebut.

Baca Juga: Jelang Akhir Pekan, Rupiah Berpeluang Menguat dan IHSG Diprediksi Bergerak Variatif

Rekan satu timnya di Barcelona, Lionel Messi menjadi duta Huawei awal tahun ini. Sementara itu, salah satu juru bicara Huawei mengatakan perusahaan menyesalkan keputusan Griezmann.

“Kami ingin menyampaikan undangan untuk berbicara dengannya secara pribadi,  menjelaskan apa yang saat ini perusahaan tengah lakukan di tingkat tertinggi, baik dalam perusahaan maupun dalam mengatasi masalah hak asasi manusia, kesetaraan, dan diskriminasi di semua tingkatan.”

Baca Juga: Asmaul Husna: Al Alim, Al Qoobidh, Al Baasith, Berharap Allah Melapangkan Hati, Meluaskan Rezeki

Mengomentari laporan Washington Post pada hari Kamis, pihak Huawei menggambarkan bahasa yang digunakan dalam dokumen yang menjadi sumber WaPo 'sama sekali tidak dapat diterima'.

Ditambahkan bahwa fungsi peringatan dalam perangkat dimaksud disediakan oleh Megvii. Dokumen pun tidak disetujui oleh pihak Huawei, melainkan  subkontraktor.

“Itu tidak sesuai dengan nilai-nilai Huawei. Teknologi kami tidak dirancang untuk mengidentifikasi kelompok etnis. Non-diskriminasi adalah inti dari nilai-nilai kami sebagai perusahaan.”

Baca Juga: Mantan Wakil Ketua KPK Sebut Semua Program Bantuan Sosial Bencana Alam Tak Pernah Lepas dari Korupsi

Sementara itu, WaPo mengutip Megvii yang menanggapi laporan mengatakan,  sistem tidak dirancang untuk menargetkan atau memberi label pada kelompok etnis mana pun.

Sebelumnya tahun lalu, pemain Arsenal yang juga mantan skuad timnas Jerman  Mesut Ozil mengkritik perlakuan China terhadap muslim Uighur.

Hasilnya adalah reaksi keras di hampir seantero Tiongkok terhadap Ozil. Profil pesepak bola muslim berdarah Turki itu bahkan dihilangkan dari game komputer Pro-Evolution Soccer 2020 di Tiongkok.

Baca Juga: Yuk Dzikir Pagi dengan Asmaul Husna, Semoga Allah SWT Mengabulkan Doa-doa Kita

Tak itu saja, kementerian luar negeri China ikut mengutuk komentar Ozil yang menyoal HAM dan keadilan terhadap muslim Uighur.

Dampak lainnya stasiun penyiaran CCTV membatalkan pertandingan Liga Premier Arsenal dengan Manchester City yang pekan itu harusnya tayang.***

Editor: Mia Fahrani

Sumber: dailymail


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah