239 Kantong Jenazah Berhasil Dikumpulkan Petugas dalam Evakuasi Pesawat Sriwijaya Air

- 14 Januari 2021, 21:23 WIB
Tim SAR serahkan 3 kantong bagian tubuh korban jatunya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 /ANTARA/Martha Herlinawati

GALAMEDIA - Selama enam hari pelaksanaan Operasi Pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ-182, Petugas gabungan telah menemukan 239 kantong berisi bagian tubuh korban maupun potongan badan pesawat.

"Total ds,psi pukul 20.00 WIB, kapal terakhir tadi masuk, kita sudah mengumpulkan 239 kantong jenazah," Kepala Basarnas Marsekal Madya Bagus Puruhito di Posko SAR Terpadu di Jakarta Intenational Container Terminal (JICT) 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis 15 Januari 2021.

Selain kantong berisi jenazah, Tim SAR juga telah menemukan serpihan kecil pesawat sebanyak 40 kantong, 33 potongan besar pesawat, dan satu Flight Data Recorder (FDR) kotak hitam yang ditemukan petugas pada 12 Januari.

Baca Juga: Guru Besar USU Penantang SBY dan AHY Dilaporkan Polisi, Begini Reaksi Kapolda Sumut

Menurut Bagus, operasi pencarian hari keenam berjalan cukup baik didukung cuaca yang bagus sehingga tim SAR di lapangan dapat menemukan 98 kantong jenazah yang berisi 'body part' atau 'human remain', serpihan kecil badan pesawat sebanyak sembilan kantong dan potongan besar pesawat sebanyak lima bagian atau potong.

"Proses untuk operasi tetap berlangsung dengan fokus evakuasi korban, dan tentu saja masih melaksanakan operasi pencarian CVR, dan partikel atau badan pesawat yang di lokasi," ujar Bagus, seperti dilansirkan Antara.

Operasi pencarian dan pertolongan kecelakaan pesawat Sriwijaya Air bernomor register PK-CLC dengan nomor penerbangan SJ-182 rute Jakarta-Pontianak masih dilanjutkan esok hari yang merupakan hari ketujuh pencarian.

Baca Juga: Hewan Langka Senilai Rp 5 Miliar Disita dari Rumah Gembong Narkotika

Sementara itu, seluruh objek temuan kantong berisi jenazah, serpihan pesawat hingga properti korban diserahkan ke Tim Disaster Victim Investigation (DVI) dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk ditindaklanjuti.

Halaman:

Editor: Dadang Setiawan

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X