Solid, DPD Partai Demokrat Kalbar Tolak KLB dan DPC Kabupaten Bekasi Akan Pecat Kadernya yang Hadiri KLB

- 5 Maret 2021, 15:45 WIB
Logo Partai Demokrat.
Logo Partai Demokrat. /Pikiran-Rakyat/Amir Faisol

GALAMEDIA - Ketua DPD Demokrat Kalimantan Barat, Erma Suryani Ranik dengan tegas menolak Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat yang dinilai ilegal. Ia pun mengajak semua kader Demokrat Kalbar untuk tetap mendukung kepemimpinan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Saya sudah membuat surat pernyataan sebagai pemilik suara sah dan sebagai Ketua DPD Demokrat Kalbar untuk menolak KLB yang jelas tidak sah. Untuk itu, saya menyatakan menolak KLB tersebut dan setia kepada kepemimpinan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)," kata Erma di Pontianak, Jumat 5 Maret 2021.

Dia menyatakan, kepemimpinan AHY sah sesuai hasil Kongres V Partai Demokrat tahun 2020 dan sudah disahkan oleh Kemenkumham nomor M HH-15 AH 11 01 Tahun 2020 tentang Pengesahan Perubahan Susunan Kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Masa Bakti 2020-2025 tertanggal 27 Juli 2020.

Baca Juga: Atasi Masalah Sampah, Pemkab Sumedang Bakal Terapkan Teknologi Incinerator untuk Meraih Predikat Kota Buludru

"Pernyataan ini bersifat final dan mengikat secara hukum dan apabila ada surat pernyataan lain yang dibuat mengatasnamakan saya, maka itu adalah ilegal dan dapat dituntut secara hukum," tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bekasi Romli akan memecat kader-nya secara tidak hormat apabila memaksakan untuk datang ke acara kongres luar biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara.

"Kalau ada yang terbukti menghadiri acara tersebut dipastikan dicabut keanggotaannya. Kita tegas, ketika ada yang berangkat ke KLB itu langsung kita pecat," katanya di Cikarang, Jumat.

Menurut dia KLB dapat dilaksanakan dalam kondisi mendesak berkaitan kelangsungan roda organisasi, sementara hingga saat ini kepengurusan partai masih solid.

Baca Juga: Panglima TNI : TNI - Polri jadi Ujung Tombak dalam Pertarungan Melawan Musuh yang Tidak Terlihat

Halaman:

Editor: Kiki Kurnia


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X