GAWAT! Politisi PKS Beri Peringatan Keras Terkait Kereta Cepat Jakarta-Bandung

- 6 April 2021, 13:26 WIB
Ilustrasi Kereta api cepat /ANTARA/HO-China Daily/

GALAMEDIA – Anggota DPR RI dari Fraksi PKS Suryadi Jaya Purnama menyikapi perihal proyek kereta cepat Jakarta-Bandung sepanjang 142,3 km.

Proyek ini sudah diinformasikan sejak  Agustus 2015. Suryadi menyebut, awal mulanya baik China ataupun Jepang mengklaim kereta mereka sanggup menempuh Jakarta-Bandung dalam kurun waktu 36 menit.

Dilansir Galamedia dari laman fraksi.pks.id, 6 April 2021, nilai investasi kereta cepat Jepang menembus angka 6,2 miliar dolar Amerika Serikat (AS), 75 persennya dibayar Jepang dalam utang bertenor 40 tahun dengan bunga 0,1 persen per tahun yang bakal dibayar dengan menggunakan APBN.

Baca Juga: Larangan Belum Dicabut, Sekda Ciamis Minta PNS Munggahanya Di Rumah Saja


Tidak ingin kalah dari Jepang, China menawarkan nilai investasi yang lebih murah, yaitu sebesar 5,5 miliar dolar AS dengan pola investasi 40 persen milik China atau setara dengan Rp35.1 Triliun dan 60 persen milik Indonesia atau setara dengan Rp46.8 Triliun.

Hal tersebut berasal dari konsorsium delapan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sesuai penempatan dari Pemerintah.

Dari perkiraan investasi itu, kurang lebih 25 persen akan didanai dengan memakai modal bersama-sama dan sisanya bersumber dari utang dengan tenor 40 tahun dan bunga 2 persen per tahun.

Konsorsium BUMN Indonesia diwakilkan oleh PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI). Perusahaan ini terdiri dari PT Wijaya Karya dengan saham 38%.

Baca Juga: Bukan Golkar, Ternyata Partai Ini yang Bela Jokowi Soal Pernikahan Atta dan Aurel, Gus Nadir: Nah Cocok!

Kemudian diikuti dengan PT Kereta Api Indonesia dengan saham 25%, PT Jasa Marga 12%, dan PT Perkebunan Nasional VIII 25%.

Halaman:

Editor: Hj. Eli Siti Wasilah


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X