Di Balik Jeruji Besi, Ferdinand Hutahaean Akui Khilaf: Mohon Dimaafkan, Tak Ada Niatan Menyinggung

- 18 Januari 2022, 14:48 WIB
Ferdinand Hutahean
Ferdinand Hutahean / Twitternya @FerdinandHaean3/

GALAMEDIA - Beberapa waktu lalu, Brigade Muslim Indonesia (BMI) resmi melaporkan mantan politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean ke Polda Sulawesi Selatan, Rabu, 5 Januari 2022.

Ferdinand dilaporkan atas dugaan ujaran kebencian yang memuat unsur suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Melalui akun Twitter @ferdinandHaean3, Ferdinand mengunggah tulisan pernyataan ‘Allahmu ternyata lemah’.

Baca Juga: Hadirkan Solusi IT Terbaik bagi Nasabah, BRI Berikan Penghargaan pada Mitra Bisnis

Atas aksinya tersebut, Ferdinand Hutahaean kini resmi ditetapakn menjadi tersangka serta terancam hukuman 10 tahun penjara.

Telah berada di balik Rutan Bareskrim Polri, Ferdinand Hutahaean menyampaikan permintaan maaf dirinya.

Ferdinand Hutahaean menuliskan surat pernyataan bahwa dirinya telah melakukan permintaan maaf atas cuitan yang telah membawanya ke ranah hukum saat ini.

Dilansir Galamedia dari Antara, berikut isi pernyataan permintaan maaf Ferdinand Hutahaean:

Baca Juga: Ghozali Heran Foto Selfie Miliknya Ludes Terjual: Saya Kaget, Kok Ada yang Beli Foto Saya

Halaman:

Editor: Mia Fahrani

Sumber: Berbagai Sumber


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x