Dianggap Bahayakan Kesehatan Pengikutnya, Rusia Tangkap Pimpinan Sekte Gereja

- 23 September 2020, 07:55 WIB
ilustrasi. /


GALAMEDIA - Karena dianggap membahayakan kesehatan para pengikutnya, otoritas keamanan Rusia menahan seorang pemimpin sekte “Gereja Testamen Terakhir” beserta beberapa petinggi lainnya di daerah terpencil Siberia, Selasa, 22 September 2020.

Komite Investigasi, lewat pernyataan tertulis mengatakan, sekte religius itu menekan aspek psikis jemaat untuk mendapatkan uang sumbangan dari para pengikut dan menyebabkan kesehatan para jemaat terganggu.

Dilansirkan Antara, pemimpin sekte, Sergei Torop, merupakan eks polisi lalu lintas, yang oleh para pengikutnya disebut Vissarion. Ia mendirikan sekte Gereja Testamen Terakhir di Krasnoyarsk, salah satu daerah terpencil Siberia pada 1991, bertepatan dengan pecahnya Uni Soviet.

Baca Juga: Kasus Terus Meningkat, Israel Nyatakan Status Darurat Covid-19

Torop, yang diketahui berjanggut dan memelihara rambut panjang, memiliki ribuan pengikut. Beberapa dari mereka percaya Torop merupakan reinkarnasi Yesus Kristus.

Operasi khusus digelar kepolisian untuk menangkap Torop beserta petinggi sekte lainnya, Vadim Redkin dan Vladimir Vedernikov.

Dari rekaman kamera pengawas, dua pria dari sekelompok orang yang ditahan digiring dari bis ke sebuah helikopter.

Baca Juga: Waspadai, Penyakit Berbahaya Ini Mengintai Anda Jika Duduk Terlalu Lama

Kantor berita resmi, RIA, menyebut para tersangka terancam hukuman 12 tahun penjara jika terbukti bersalah.***

Halaman:

Editor: Dadang Setiawan


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X