Kehidupan Setelah Mati: Ilmuwan Menjelaskan Apa yang Terjadi Ketika Kematian Datang

- 3 Agustus 2020, 03:25 WIB
Ilustrasi. (Foto: Getty Images) /


GALAMEDIA - Dr Sam Parnia, direktur penelitian perawatan kritis dan resusitasi di NYU Langone School of Medicine di New York City, mengatakan saat kematian tiba akan terasa "sangat nyaman".

Sejumlah dokter mengatakan orang-orang yang memiliki pengalaman dekat dengan kematian kadang-kadang menggambarkan pertemuan dengan sanak saudara yang sudah tiada. Namun sensasi itu bukan bukti dari kehidupan setelah kematian.

Mengenai proses fisik, Dr Parnia mengatakan pada Oz Talk (acara talkshow tentang dunia medis di Amerika Serikat) baru-baru ini, “Kematian adalah sebuah proses, ini bukan momen hitam putih."

“Hasil akhirnya adalah kita memiliki pengurangan oksigen yang masuk ke dalam otak ketika kita akan mati dan itu menyebabkan sirkuit otak kita mati dan kita menjadi tidak sadar dengan dunia luar," ujarnya seperti dilansir express.co.uk, Jumat 31 Juli 2020.

Baca Juga: Hadirkan 'Penemu dan Produsen' Obat Covid-19, Penyanyi Anji Kembali Diserang Sana-Sini

"Ketika jantung berhenti, semua proses kehidupan keluar karena tidak ada darah yang masuk ke otak, ke ginjal, dan hati dan kita menjadi mati dan tak bergerak dan itulah saat yang digunakan para dokter untuk memberi kita waktu kematian."

Tetapi dokter, yang telah menulis beberapa studi dan buku tentang masalah kematian, mengatakan ada proses mental, yang telah membuat orang yang selamat dari kematian mendekati pengalaman merindukan kematian lagi.

Dr Parnia, yang telah membawa ribuan pasien kembali dari tepi jurang kematian mengatakan, “Ketika kita mati, pengalaman itu tidak menyenangkan bagi sebagian besar orang."

“Bagi kita yang mati secara alami, bahkan jika kita kesakitan sebelum kita mati, proses kematian menjadi sangat nyaman, itu sangat bahagia, damai."

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X