PPKM Level 3 Nataru Batal, Ridwan Kamil: Ga Usah Banyak Melakukan Kegiatan

7 Desember 2021, 20:11 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat menghadiri Rakor bersama Komite Kebijakan Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa Barat, di Gedung Sate Kota Bandung, Selasa 7 Desember 2021./Foto: Yogi Prayoga S/Biro Adpim Jabar /

GALAMEDIA - Pemerintah Pusat menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 Nataru di semua daerah dibatalkan.

Melalui Menteri Koordinator Maritim dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan, pemerintah menyampaikan PPKM level 3 batal diterapkan di seluruh Indonesia mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Meski begitu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menuturkan, pembatalan tidak mengurangi kewaspadaan di daerah untuk tetap menerapkan pengetatan di berbagai tempat.

Oleh karena itu, Ridwan Kamil tetap mengimbau masyarakat Jabar agar tetap waspada, sesuai dengan zona risiko penularan di daerahnya.

Baca Juga: PPKM Level 3 Nataru Batal: Moeldoko Pastikan Pembatasan Tetap Berlaku, Sepak Bola Tak Boleh Ada Penonton

"Saya sampaikan bahwa dengan tidak ada (kebijakan) PPKM Level 3 (berlaku semua), tidak mengurangi rencana pengetatan dalam mengurangi potensi penyebaran Covid-19," katanya.

Hal itu ia sampaikan dalam Rakor bersama Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa Barat, di Gedung Sate Kota Bandung, Selasa, 7 Desember 2021.

Pengetatan di Jabar akan menyisir berbagai tempat dan fasilitas publik.

Gubernur bersama Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana berkomitmen akan melakukan pengecekan di malam pergantian tahun untuk memastikan perayaan Nataru di Jabar tetap kondusif.

"Kami melarang perayaan adanya pergantian tahun, secara publik dan massal di hotel di gedung-gedung di tempat outdoor, konvoi-konvoi itu dilarang dan Pak Kapolda beserta jajaran sudah berkomitmen untuk mengamankan kebijakan itu," tegas pria yang akrab disapa Emil itu.

Baca Juga: Keren! Kejari Muara Enim Raih Penghargaan Penyumbang PNBP Terbesar

Selain di tempat yang biasa didatangi masyarakat untuk merayakan Nataru. Gubernur pun meminta pihak kepolisian beserta unsur TNI untuk melakukan patroli di jalur lalu lintas yang sering dipadati wisatawan.

"Berikutnya adalah tetap ada pengetatan di jalur jalur lalu lintas kemudian juga transportasi," kata dia.

Kepada masyarakat Jabar, Emil mengimbau agar tetap berdiam di rumah saat merayakan pergantian malam tahun baru.

Mantan Wali Kota Bandung ini berpesan agar menjadikan perayaan tahunan ini sebagai sarana berkontemplasi dalam menjalani berbagai aktivitas di tahun 2021.

"Jadi saya imbau masyarakat tak usah banyak melakukan kegiatan di libur Nataru karena itu akan meningkatkan potensi kerumunan dan keramaian berlebihan," tuturnya.

"Kita syukuri nikmat pergantian tahun di rumah dimaksimalkan bersama keluarga, berkontemplasi mensyukuri nikmat Tuhan masih diberi umur dan sehat dalam menyambut 2022 dengan semangat baru semangat optimis," pungkas dia.***

Editor: Lucky M. Lukman

Tags

Terkini

Terpopuler