Vaksin Covid-19 Buatan Sinovac Sudah Tiba di Bandung dan Disimpan di Bio Farma

- 7 Desember 2020, 09:51 WIB
Ilustrasi PT Bio Farma: PT Bio Farma telah menjelaskan 7 langkah dalam proses vaksinasi mandiri dari mulai tahap registrasi hingga dapatkan sertifikat vaksinasi.
Ilustrasi PT Bio Farma: PT Bio Farma telah menjelaskan 7 langkah dalam proses vaksinasi mandiri dari mulai tahap registrasi hingga dapatkan sertifikat vaksinasi. /Pikiran-rakyat.com/Ade Bayu Indra/

GALAMEDIA - Vaksin Covid-19 buatan Sinovac sebanyak 1,2 juta dosis yang tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu malam, 6 Desember 2020, langsung dibawa menuju Kantor Pusat Bio Farma di Kota Bandung.

"Setelah mendapatkan izin dari BPOM, baru kita lakukan vaksinasi. Kaidah-kaidah saintifik, kaidah-kaidah ilmiah ini juga saya sudah sampaikan, wajib diikuti. Kita ingin keselamatan, keamanan masyarakat itu harus betul-betul diberikan tempat yang paling tinggi," ucap Presiden Joko Widodo, dalam keterangan tertulis, Senin 7 Desember 2020.

Dari “warehouse” di terminal cargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta, vaksin yang disimpan dalam 7 Envirotainer diangkut menggunakan 3 truk.

Baca Juga: BMKG Sebut Sejumlah Daerah di Jabar akan Hadapi Cuaca Buruk Pada Senin 7 Desember Ini

Pada Senin dini hari, 7 Desember 2020, rangkaian kendaraan pengangkut vaksin mulai berjalan menuju Bio Farma. Rangkaian kendaraan ini turut dikawal secara ketat oleh aparat keamanan.

Setelah menempuh perjalanan darat selama kurang lebih 3 jam, rangkaian kendaraan pembawa vaksin tiba di Bio Farma sekitar pukul 03.45 WIB.

Vaksin kemudian dipindahkan dari Envirotainer untuk disimpan di “cool room” dengan suhu 2-8 derajat Celcius.

Baca Juga: Seorang Warga Meninggal Usai Kontak dengan PDP, Bupati: Jangan Anggap Enteng Covid-19

Ruangan tersebut telah disterilisasi dan disiapkan khusus untuk menyimpan vaksin Covid-19.

Vaksin kemudian akan dilakukan pengambilan sampel untuk pengujian mutu oleh tim dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Bio Farma.

Dalam pernyataan yang disampaikan pada saat meninjau simulasi vaksinasi di Puskesmas Tanah Sareal, Kota Bogor, Rabu, 18 November 2020 lalu, Presiden Joko Widodo mengingatkan bahwa setelah tiba, vaksin memerlukan sejumlah tahapan sebelum bisa diberikan kepada masyarakat.

Baca Juga: Jerat Sang Bendahara, KPK Telusuri Dugaan Aliran Suap Bansos Covid-19 ke PDI Perjuangan

Editor: Kiki Kurnia


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x