Mardigu Soal 6 Ribu Hektar Lahan Negara Dikuasai Luhut: Kemarin Isu Skandal Pajak Pandora Papers, Sekarang...

- 5 Oktober 2021, 19:38 WIB
Mardigu Wowiek alias Bossman Mardigu.
Mardigu Wowiek alias Bossman Mardigu. /Instagram @rockygerungfans/

 

GALAMEDIA - Bossman Mardigu atau Mardigu Wowiek turut menanggapi tentang enam ribu lahan negara untuk batu bara yang dikuasai Luhut Binsar Pandjaitan.

Mardigu Wowiek mengatakan bahwa Luhut Binsar Pandjaitan itu menurutnya seorang menteri yang sangat pekerja keras.

Hal itu dikarenakan hampir semua pekerjaan yang tidak bisa diurus Presiden Jokowi, pasti dipegang oleh Luhut Binsar Pandjaitan.

Namun ada hal yang membuat Mardigu Wowiek bingung, yaitu terkait kesalahan Luhut Binsar Pandjaitan sampai ia harus terkena isu yang membuat publik bertanya-tanya.

"Berita begini bener gak sih? Apa salah opung kita ini. Dia pekerja keras, semua yang dilimpahkan pimpinan tertinggi yang tidak bisa di pegang, di urusnya," kata Mardigu melalui unggahan di akun Instagram miliknya, dikutip Galamedia, Selasa 5 Oktober 2021.

Baca Juga: Bioskop Trans TV Tayangkan The Circle Malam Ini Pukul 20.00 WIB, Saksikan Aksi Emma Watson

Selain itu, Mardigu Wowiek mengaku merasa sangat kasihan terhadap Luhut Binsar Pandjaitan karena selalu menjadi headline berita.

Menurutnya, belum lama ini Luhut Binsar Pandjaitan terkena isu skandal pajak pandora papers dan sekarang ada isu lain yang menghampirinya.

"Sudah kemarin ada isu skandal pajak pandora papers, sekarang beginian. Jangan lah dia selalu jadi berita, kasihan. Bismillah komisaris," ujarnya.

Disinyalir, pernyataan Mardigu Wowiek itu hanya sebatas sindiran halus kepada Luhut Binsar Pandjaitan, mengingat ia mencantumkan kalimat 'Bismillah Komisaris' pada akhir postingannya itu.

Sebelumnya, Luhut Binsar Pandjaitan sempat membuat pernyataan yang cukup mengejutkan mengenai ia yang menguasai enam ribu hektar lahan negara.

Baca Juga: OPM Ancam Perang Berlanjut Jika Jokowi ke Papua, KSP Ngabalin Bagikan Potret Kedamaian Orang Papua

Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa enam ribu hektar lahan negara tersebut digunakan sebagai tambang batu bara dan saat ini sedang berproduksi.

"Saya punya ya tambang batu bara, berjalan, berproduksi. Enam ribu hektare. Punya pemerintah dan itu berproduksi," ucap Luhut.

Diketahui, lokasi tambang batubara yang mencapai enam ribu hektar tersebut, berlokasi di Kalimantan Timur.***

Editor: Dicky Aditya


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x