Sebelumnya Hanya 98, Kini 269 Desa di Jabar Berstatus Mandiri

- 5 Juli 2020, 20:05 WIB
ILUSTRASI hamparan sawah.* /Pikiran-Rakyat.com/Aris MF/


GALAMEDIA - Indeks Desa Membangun (IDM) Jawa Barat konsisten meningkat. Itu terlihat dari peningkatan desa berstatus mandiri, dari 98 desa pada 2019 menjadi 269 desa pada 2020.

Desa berstatus maju meningkat dari 1.232 jadi 1.632 desa dalam kurun yang sama.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPM-Desa) Bambang Tirtoyuliono mengatakan, perbaikan aspek ekonomi, infrastruktur, dan sosial menjadi domain penting untuk 5.312 desa se-Jabar mandiri.

Baca Juga: Desa Citaman Nagreg Bisa Dikembangkan Jadi Objek Wisata Sejarah

"Kami memperbaiki perekonomian desa, supaya potensi desa dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Kedua, dengan sentuhan inovasi Pak Gubernur (Ridwan Kamil), kami dorong dengan memudahkan aksesibilitas antar desa, antar wilayah," katanya.

"Yang ketiga, kami sentuh aspek sosial," kata Bambang dalam siaran pers yang diterima galamedianews, Minggu 5 Juli 2020.

Berdasarkan PermendesaPDTT Nomor 2 Tahun 2016 tentang IDM, terdapat ratusan indikator yang menentukan status desa.

Baca Juga: Positif Corona Bertambah 1.607 Kasus, Indonesia Naik ke Posisi 26 Dunia

Mulai dari dimensi pelayanan, dimensi kesehatan, akses pendidikan dasar, sampai keterbukaan wilayah terhadap lingkungan ekonomi. Maka, peningkatkan status desa di Jabar koheren dengan peningkatan indikator IDM.

Peningkatan indikator IDM tidak lepas dari inovasi Jabar bernama Desa Juara. Desa Juara memiliki tiga pilar, yakni digitalisasi layanan desa, One Village One Company (OVOC), dan Gerakan Membangun Desa (Gerbang Desa).

Halaman:

Editor: Brilliant Awal


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X