Ribuan Warga Palestina Serbu Pantai Israel, Tentara Penjaga Perbatasan Tutup Mata

- 12 Agustus 2020, 04:10 WIB
Warga Palestina tengah menikmati pantai di Tel Aviv. /

GALAMEDIA - Ribuan warga Palestina secara ilegal memasuki Israel untuk pergi ke pantai selama sepekan terakhir. Pihak berwenang tidak berusaha menghentikan mereka, menurut laporan berbahasa Ibrani.

Harian Haaretz melaporkan hari Senin 10 Agustus 2020 bahwa metode baru memasuki Israel melalui lubang pagar di perbatasan dimulai pekan lalu, di akhir hari raya Idul Adha.

Setelah upaya awal untuk menyeberang ke Israel tidak mendapat tanggapan dari militer, kabar menyebar dengan cepat ke seluruh Tepi Barat.

Warga Palestina memiliki liburan singkat untuk keluarga, lengkap dengan layanan transportasi ke beberapa titik penyeberangan dan dari sana ke berbagai kota di Israel menggunakan supir Arab Israel, kata laporan itu melansir Times of Israel Selasa 11 Agustus 2020.

“Anak-anak saya belum pernah melihat laut,” kata Siham, ibu dari lima anak, kepada Haaretz.

“Bagi mereka, ini seperti mereka tiba di atraksi paling penting di dunia. Menyentuh air asin dan bermain di pasir adalah atraksi terbaik dan termurah yang bisa saya tawarkan kepada anak-anak saya.”

Sebagian besar keluarga Palestina telah pergi ke Jaffa, kata laporan itu, meskipun yang lain pergi ke Herzliya, Haifa, Netanya, dan kota-kota lain.

Biasanya, keluarga datang dengan membawa ransel, makanan, dan mainan tiup air. Mereka membayar antara 20 dan 35 shekel (6- 10 dolar AS) untuk transportasi, Channel 13 melaporkan pada hari Sabtu.

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X