Vaksin Corona Rusia Gemparkan Dunia, Ahli Virologi Dunia: Terkesan, Tapi Tak Terkejut

- 1 Agustus 2020, 02:15 WIB
Rusia telah unggul dalam perlombaan memproduksi vaksin di dunia. (Foto: Washington Post) /

GALAMEDIA - Dunia Internasional digemparkan kabar Rusia telah menyetujui penggunaan vaksin virus corona (Covid-19) pada bulan Agustus 2020. Namun sejumlah ahli mengaku tak terkejut karena Rusia bergerak maju dengan cepat.

Pejabat Moskow berharap vaksin mereka akan mendapatkan persetujuan untuk digunakan secara luas dalam dua pekan ke depan sehingga produksi bisa dilakukan tak lama dari itu. Hal itu terungkap dalam sebuah wawancara dengan The National, Jumat (31/7/2020).

Pengembangan vaksin di Institut Penelitian Gamaleya Epidemiologi dan Mikrobiologi di ibukota Rusia telah dibiayai oleh Dana Investasi Langsung Rusia yang dikontrol pemerintah.

Prof John Oxford, salah satu penulis buku Human Virology, mengatakan ia “terkesan tetapi tidak terkejut” betapa canggihnya program ini.

Prof. John Oxford, salah satu penulis buku Human Virology.
Prof. John Oxford, salah satu penulis buku Human Virology.

"Ini berasal dari lembaga Gamaleya - lembaga penelitian yang cukup besar di Moskow ... Mereka akan memastikan pengujiannya berstandar internasional sehingga dapat dilisensikan secara silang ke luar negeri maupun di Rusia," katanya.

Seperti kebanyakan, program vaksin Rusia menggunakan teknologi vaksin yang ada untuk mengubah coronavirus baru.

Ini didasarkan pada versi virus flu biasa, yang disebut adenovirus, yang direkayasa secara genetis untuk menghasilkan protein permukaan atau protein lonjakan dari coronavirus baru. Protein lonjakan ini menstimulasi respons imun yang seharusnya melindungi terhadap virus korona.

Ian Jones, seorang profesor virologi di University of Reading di Inggris, mengatakan fakta bahwa vaksin Rusia didasarkan pada teknologi yang dipahami dengan baik berarti kemungkinan tidak akan menimbulkan bahaya.

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X