Terdampak Covid-19, Vanuatu Minta Bantuan China

- 25 Januari 2021, 11:01 WIB
Vanuatu (lingkaran merah) /google maps

GALAMEDIA - Negara-negara kepulauan Pasifik ramai-ramai meminjam uang ke Bank Investasi Infrastruktur Asia (AIIB), lembaga keuangan yang dipimpin China untuk menutup defisit pendanaan dalam anggaran.

Salah satunya yaitu Vanuatu yang sempat menyinggung diplomasi Indonesia. Pekan lalu, Vanuatu mengumumkan pekan lalu telah menerima hibah 12 juta dolar AS dari pemerintah China.

Sedangkan Kepulauan Cook, menerima pinjaman AIIB senilai 20 juta dolar AS.

Jangkauan China yang berkembang di kawasan itu meresahkan Amerika Serikat dan sekutunya, yang telah menjadi kekuatan dominan di Pasifik sejak Perang Dunia II.

Baca Juga: Pesawat Eithopian Airlines Jatuh ke Laut 5 Menit Setelah Take Off, 90 Orang Tewas pada 25 Januari 2010

“China sangat bersedia meminjamkan uang kepada negara-negara kepulauan Pasifik mana pun," kata Fletcher Melvin, presiden Kamar Dagang Kepulauan Cook.

"Meski Australia dan Selandia Baru telah mendorong pulau-pulau tersebut untuk melihatnya terlebih dahulu, jauh lebih mudah mendapatkan uang dari China," imbuhnya.

Seperti dikutip galamedia dari Antara, Kepulauan Cook memiliki perjanjian asosiasi bebas dengan Selandia Baru dan kewarganegaraan bersama, meskipun itu adalah negaranya sendiri.

Hampir sepertiga dari utang luar negeri Kepulauan Cook sebesar 215 juta Selandia Baru (153,2 juta dolar AS) sekarang berada pada badan terkait Beijing, AIIB dan Bank Exim China, naik dari 16 persen sebelum pandemi.

Halaman:

Editor: Brilliant Awal


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X