IPDN Kembali Jalani Vaksinasi Tahap 2 untuk Praja dan Civitas Academica

- 7 Mei 2021, 19:50 WIB
IPDN kembali jalani vaksinasi tahap 2 untuk praja dan civitas academica.
IPDN kembali jalani vaksinasi tahap 2 untuk praja dan civitas academica. /Engkos Kosasih/Galamedia/

GALAMEDIA - Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) kembali menjalani vaksinasi tahap 2 buatan Sinovac secara bertahap untuk seluruh praja dan civitas academica IPDN.

Vaksinasi tahap kedua ini dilaksanakan di Gedung Balairung Rudini IPDN Kampus Jatinangor Kabupaten Sumedang dan dimulai pada pukul 08.00 WIB.

Proses vaksinasi tahap II ini dilaksanakan secara bertahap mulai dari Rabu 5 Mei 2021 sampai dengan Jumat 7 Mei 2021.

Pada hari pertama pelaksanaan vaksinasi, total peserta yang mengikuti vaksinasi tahap II yakni sejumlah 1.882 orang yang terdiri atas praja dan civitas academica IPDN dengan jumlah vial vaksin sinovac sebanyak 149 vial.

Sebelumnya, seluruh praja dan civitas academica IPDN telah melaksanakan vaksinasi tahap I pada tanggal 7-9 April 2021 dengan jumlah total peserta yakni 5.658 orang yang terdiri atas praja sejumlah 3.960 orang, ASN IPDN sejumlah 792 orang, THL IPDN sejumlah 481 orang, ASN PPSDM Regional Bandung sebanyak 125 orang dan ASN LAN RI Bandung sebanyak 300 orang.

Baca Juga: Segera Tayang! Link Streaming Ikatan Cinta Jumat, 7 Mei 2021: Aldebaran Ungkap Rahasia, Elsa Ketakutan

“Vaksinasi tahap kedua ini dilaksanakan secara bertahap sejak hari Kamis 5 Mei ini sampai dengan hari Jumat tanggal 7 Mei 2021. Meskipun sudah selesai melakukan vaksinasi hingga tahap II, saya harap semua yang telah di vaksin tetap menjaga dan menerapkan protokol kesehatan, 5 M tetap dijaga jangan sampai lengah,” ujar Rektor IPDN, Dr. Hadi Prabowo, MM.

Rektor IPDN menyampaikan bahwa pemberian vaksin dosis kedua ini wajib dilakukan untuk dapat menghasilkan kekebalan tubuh yang optimal.

“Sesuai anjuran pemerintah khususnya Menteri Dalam Negeri, pemberian vaksin Covid-19 ini dilakukan demi terciptanya kekebalan kelompok atau herd immunity untuk membantu dalam memutus rantai penyebaran atau penularan covid-19," ujarnya.

Baca Juga: Peralihan Status ASN Pegawai KPK Tuai Kontroversi, Febri Diansyah Curhat Soal Seleksi: Dua Bulan di Kopassus!

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X