Jubir PSI Bela Jokowi Soal 'Provinsi Padang', Politikus Demokrat Justru Sebut Keterlaluan dan Memalukan

- 19 Mei 2021, 15:33 WIB
Presiden Jokowi saat meninjau Jalan Tol Trans Sumatera ruas Pekanbaru-Padang, Seksi Pekanbaru-Bangkinang
Presiden Jokowi saat meninjau Jalan Tol Trans Sumatera ruas Pekanbaru-Padang, Seksi Pekanbaru-Bangkinang /Tangkapan layar YouTube/@Sekretariat Presiden//

"Bagi orang luar Sumbar, kata 'Padang' sangat kuat, mengacu ke daerah atau etnis. tagline wisata Pemprov aja 'Taste of Padang'. Tapi banyak yang senang ributin ginian, ya boleh aja," pungkasnya.

Sebelumnya, dalam kunjungannya meninjau pembangunan tol Trans Sumatera Jokowi menyampaikan bahwa pembangunan Tol kini sudah berjalan mencapai kurang lebih 40 km.

Baca Juga: Hasil Riset: Covid-19 Berpotensi Turunkan Fungsi Pendengaran Pasien

"Pagi hari ini saya mengunjungi dan melihat progres perkembangan pembangunan jalan tol Trans Sumatera di ruas Dumai-Pekanbaru dan berada di sirip Pekanbaru-Palembang dan nanti kita ke arah Padang, sudah berjalan kurang lebih 40 km dan kita harapkan progresnya makin hari makin panjang," demikian kata Jokowi dilansir dari YouTube Sekretariat Negara Rabu, 19 Mei 2021.

Barulah selanjutnya Jokowi nampak terpeleset dan menyebut Padang sebagai provinsi. Padahal seperti diketahui, padang adalah salah satu kota di Provinsi Sumatera Barat.

Baca Juga: Lengkap! Begini Cara Daftar, Persyaratan dan Mencairkan Dana BLT UMKM Rp1,2 Juta

"Sekali lagi dengan terbukanya banyak ruas-ruas jalan tol, kita harapkan mobilitas barang mobilitas orang bisa dipercepat dan kita memiliki daya saing tinggi terhadap negara-negara lain dan produk-produk yang ada baik yang ada di Provinsi Riau dan Provinsi Padang nantinya akan memiliki daya saing yang baik terutama dalam rangka dalam bersaing dengan produk-produk negara lain," ujar Jokowi.

Pernyataan Jokowi tersbut lantas menjadi buah bibir dan banyak dibagikan cuplikan videonya di media sosial.***

Halaman:

Editor: Hj. Eli Siti Wasilah


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x