Gerbong Kereta Api Anjlok di Perlintasan Kadungora, Menutup Jalan Raya Bandung- Garut

- 11 April 2022, 21:13 WIB
Arus lalu lintas dari arah Bandung menuju Garut maupun sebaliknya sempat macet akibat adanya gerbong kereta api yang anjlok di perlintasan Kadungora dan menutup jalan, Senin 11 April 2022 sore.
Arus lalu lintas dari arah Bandung menuju Garut maupun sebaliknya sempat macet akibat adanya gerbong kereta api yang anjlok di perlintasan Kadungora dan menutup jalan, Senin 11 April 2022 sore. /


GALAMEDIA - Gerbong kereta api pengangkut barang anjlok tepat di perlintasan KA Kadungora, dan menutup Jalan Raya Bandung - Garut, menyebabkan arus kendaraan dari dua arah baik dari Garut menuju Bandung maupun sebaliknya sempat terhambat, Senin 11 April 2022 sore.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Garut, AKP Undang Syarif Hidayat, mengatakan, gerbong kereta bukan angkutan orang tersebut anjlok sekitar pukul 15.00 WIB dan sempat mengganggu arus lalu lintas dari dua arah.

"Ya betul ada gerbong kereta api yang anjlok di Kadungora. Kejadiannya sekira pukul 15.00," ujarnya, Senin 11 April 2022.

Menurut Undang, kejadian anjloknya salah satu gerbong kereta api itu berada di perlintasan yang menjadi jalan utama Bandung menuju Garut maupun sebaliknya.

Baca Juga: Pos Polisi Pejompongan Dibakar Massa

Ia menyebutkan, pasca kejadian tersebut, pihakknya langsung menerjunkan sejumlah personel dari Satlantas Polres Garut untuk mengatur antrian kendaraan agar tidak terjadi kemacetan.

"Arus lalu lintas dari Bandung dialihkan ke jalan baru, kemudian dari Garut ke jalan lingkar untuk menghindari kemacetan," ucapnya.

Undang menuturkan, kemacetan arus lalu lintas yang terjadi di wilayah tersebut tidak berlangsung lama, hanya sekitar 30 menit atau setengah jam, setelah sebagian gerbong ditarik, sehingga jalan pun bisa kembali dilintasi kendaraan dari kedua arah.

"Sekarang sudah normal kembali. Untuk gerbong kereta api yang anjlok masih menunggu proses evakuasi oleh pihak PT KAI. Masih nunggu tim evakuasi dari Cibatu," katanya.

Memohon Maaf

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x