Sebut Pemuda Ansor Sudah Berjihad Sejak Era Kemerdekaan, GP Ansor: Sekarang Mau Lawan Siapa?

- 10 Desember 2020, 16:37 WIB
Ketua PP GP Ansor Koordinator, Wilayah Jateng-DIY, Mujiburrohman.
Ketua PP GP Ansor Koordinator, Wilayah Jateng-DIY, Mujiburrohman. /Dakwahnu.id/


GALAMEDIA - Pemimpin Kelompok United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), Benny Wenda pada 1 Desember 2020 mendeklarasikan kemerdekaan Papua Barat.

Pernyataan Benny Wenda yang menyebut dirinya sebagai Presiden atas pemerintahan sementara Papua Barat pun dikecam pemerintahan Indonesia.

Benny pun menolak segala aturan dan kebijakan dari Pemerintah Indonesia. “Pengumuman ini menandai perlawanan intensif terhadap koloni Indonesia di Papua Barat sejak 1963,” kata Benny Wenda Selasa 1 Desember 2020.

Sejumlah dukungan atas pemerintahan Indonesia disampaikan sejumlah kelompok. Termasuk GP Ansor dan Banser.

GP Ansor dan Banser pun kerap disindir oleh Netizen untuk datang ke kawasan-kawasan yang sedang ada pergolakan isu dis-integrasi.

Baca Juga: Alhamdulillah, Bantuan Subsidi Upah Guru Non PNS Kemenag Mulai Disalurkan Besok

Hal itu tidak lepas jargon Banser sebagai Benteng NKRI. Sementara itu, di tengah kabar deklarasi kemerdekaan Papua Barat oleh Benny Wenda cs, frasa Banser sempat menjadi trending topik di Twitter.

Banser kembali disindir dan diminta untuk menjadi benteng NKRI dengan datang ke Papua menghadapi ‘aksi makar’ atas adanya deklarasi sepihak itu.

Terus-menerus mendapatkan ‘Kapan Banser ke Papua?’ Ketua PP GP Ansor Koordinator, Wilayah Jateng-DIY, Mujiburrohman angkat bicara. Kepada wartawan media, Mujiburrohman menyatakan siap jika Banser diminta untuk membantu pemerintah mengatasi gejolak yang terjadi di beberapa daerah, dan mengganggu keutuhan NKRI.

Hal tersebut membuat GP Ansor bersikap untuk membantu pemerintah dalam hal menjaga NKRI. Seperti polemik di Papua yang tejadi beberapa waktu lalu.

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X