Kemenkumham Jabar Gelar Mobile Intelektual Property Clinik di Ciwalk Bandung, Daftar Mudah 10 Jadi Sertifikat

- 4 Agustus 2023, 22:08 WIB
Sejumlah siswa bertopeng turut meriahkan kegiatan acara Mobile Intelektual Property Clinik yang digelar di Ciwalk Bandung
Sejumlah siswa bertopeng turut meriahkan kegiatan acara Mobile Intelektual Property Clinik yang digelar di Ciwalk Bandung /Deni Supriatna /Galamedia News //

GALAMEDIANEWS - Kanwil Kemenkumham Jabar menyelenggarakan Mobile Intelektual Property Clinik yang bertempat di Mal Ciwalk. Cihampelas. Kota Bandung. Jawa Barat pada Jumat 4 Juli 2023 

Kadiv Yankumham, Andi Taletting Langi mengatakan, penyelenggaraan acara Mobile Intelektual Property Clinik diruang publik, dikarenakan masih banyaknya masyarakat  yang tidak tahu terkait kekayaan intelektual. 

Oleh sebab itu, kata Andi, kegiatan acara Mobile Intelektual Property Clinik di lakukan di Ciwalk Bandung agar bisa berinteraksi secara langsung dengan masyarakat. 

"Jadi, masyarakat sebagian besar mungkin banyak yang tidak tahu terkait kekayaan intelektual, makanya kita hadir di ruang publik, setidaknya memperkenalkan dan membangun kesadaran bagi masyarakat tentang pentingnya perlindungan kekayaan intelektual (KI)," ujar Kadiv Yankumham, Andi Taletting Langi saat acara Mobile Intelektual Property Clinik di Ciwalk Bandung. 

Baca Juga: Kemenkumham Koordinasi dan Audiensi Kekayaan Intelektual di Bekasi

Selain itu, Andi mengingatkan agar  masyarakat tidak cemas dengan merek yang sudah di miliki. Seperti desain hak cipta yang sudah diciptakan dan secara hukum sudah memberikan suatu perlindungan. 

"Supaya tidak khawatir atau cemas, makanya kita ibaratnya menjemput bola kepada mereka dengan membuka layanan ini, setidaknya mereka mau berinteraksi dengan Pemerintah bahwa ternyata mudah dalam mendaftarkan kekayaan intelektual ini tidak bertele-tele serta tidak birokrasi yang panjang,"ucap Andi. 

Adapun untuk pendafataran, Andi menambahkan, dengan waktu kurang lebih dari 10 menit dan memenuhi semua syarat, pendaftar akan bisa mendapatkan sertifikat. 

" Seperti hak cipta,  cuma 10 menit mereka sudah bisa daftar selama mereka sudah memenuhi persyaratan dan 10 menit sudah keluar sertifikat hak ciptanya,"tutur Andi. 

Namun untuk merek memerlukan waktu sekitar 6 bulan hingga 1 tahun. Tetapi, Andi mengungkapkan, pihak pendaftar sudah mendapatkan perlindungan secara hukum. 

Baca Juga: Potensi Intelektual dalam membentuk Kesehatan Masyarakat

" Untuk merek itu lama, tetapi setidaknya begitu mereka daftar dan diterima itu sudah ada perlindungan secara hukum, meskipun nanti sertifikatnya paling cepat 6 bulan, bahkan 1 tahun,"kata Andi. 

" Intinya setelah mereka daftar tentunya mereka sudah mendapatkan perlindungan secara hukum dan bisa melakukan praktek bisnisnya tanpa harus khawatir dengan pihak yang akan mencuri mereknya. Karena jika sudah dilindungi secara hukum pihak yang resmi memiliki merek tersebut bisa menuntut dengan mendapatkan konvensasi,"ucap Andi menambahkan. 

Selanjutnya, Andi memaparkan, hadirnya Mobile Intelektual Property Clinik yang digelar oleh Kanwil Kemenkumham Jabar diharapkan bisa menggugah kesadaran masyarakat, dan tentunya pemerintah maupun Dinas akan mempasiltasi untuk mengatasi terkait biaya pendaftaran bagi pelaku UMKM baru.

Pasalnya, Andi menyebutkan, Kanwil Kemenkumham Jabar sudah bekerjasama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, koperasi dan UMKM. 

Baca Juga: Soal Remisi di Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2023 Bagi Narapidana, Ini kata Kakanwil Kemenkumham Jabar 

"Karena Pemda sangat mendukung penuh terhadap pelaku UMKM dan Pemerintah juga akan bersedia dalam mengatasi permasalahan biaya bagi UMKM yang baru," ujar Andi. 

Lebih lanjut, Andi menyampaikan, dilihat dari data untuk tahun 2022, Jawa Barat termasuk pendaftar kekayaan intelektual tertinggi di Indonesia. 

Adapun untuk tahun 2023, Andi menuturkan, sudah hampir 20. 000 pendaftar. Namun, dalam perbandingan UMKM di Jabar ada sekitar 4.500. 000, tetapi yang aktif disekitar 100 ribu. Karena itu perlu dilakukan secara kesinamhungan dalam melakukan sosialisasi - sosialiasi terkait kekayaan intelektual 

" Ini menjadi tantangan buat kami, dan kami juga berupaya dengan berbagai strategi apapun dalam memperkenalkan kekayaan intelektual dengan membangun kesadaran kepada masyarakat, dan salah satunya yakni dengan cara mobile Intelektual Property Clinik yang saat ini diselenggarakan diruang publik, "kata Andi menandaskan. ***

 

Editor: Ryan Pratama

Sumber: liputan


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x