Perahu Oleng di Waduk Saguling Telan Dua Korban, Korban Ditemukan Setelah Empat Jam

- 11 Juli 2020, 09:29 WIB
ILUSTRASI tenggelam.* /Pexels
 
GALAMEDIA - Sebuah perahu yang mengangkut lima orang penumpang oleng dan terbalik di perairan Waduk Saguling, Kampung Purbasari tepat di belakang Kompleks Perumahan Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jumat petang, 10 Juli 2020. Dua orang meninggal dalam kejadian tersebut.
 
Korban meninggal atas nama Suhartono dan Beny Mulyadi. Keduanya warga Kampung Cijeungjing RT 01/RW 19, Desa Kertamulya, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. 
 
Sementara tiga korban selamat adalah Panji warga Kampung Purbasekar Kulon, Desa Cipeundey, Kecamatan Padalarang, Rzki warga Kompleks PPI, Desa/Kecamatan Padalarang dan Rusmana sopir perahu warga Kampung Ckondang, Desa Bojonghaleuang, Kecamatan Saguling.
 
 
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, Duddy Prabowo mengatakan, peristiwa tragis tersebut terjadi saat mereka menyebrangi Waduk Saguling dari Kampung Cipondoh ke Cikondang, Desa Kertajaya, Kecamatan Padalarang, sekitar pukul 16.56 WIB. Namun baru beberapa meter perahu melaju, tiba-tiba perahu oleng kemudian terbalik
 
"Kedua korban sebenarnya hendak menolong salah seorang rekannya, namun malah tenggelam ke dalam waduk sedalam 6 meter," kata Duddy saat dihubungi. Sabtu 11 Juli 2020.
 
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, unsur Forkopimcam Padalarang, serta dibantu masyarakat melakukan pencarian. Pencarian berlangsung di tengah minimnya lampu penerangan.
 
 
"Korban pertama yang ditemukan atas nama Beny Mulyadi. Jasadnya ditemukan sekitar pukul 20.57 WIB. Selang setengah jam kemudian korban kedua Suhartono ditemukan," ungkapnya. 
 
Suasana duka menyelimuti keluarga korban meninggal di Kampung Cijeungjing. Sabtu pagi, jasad Beny dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Gembol, Kecamatan  Padalarang.  Sedangkan jasad Suhartono rencananya aman dimakamkan di TPU Sodong.
 
Salah seorang rekan korban, Irpan mengatakan informasi yang berkembang di masyarakat Cijeungjing, temannya menyeberang Waduk Saguling untuk menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan mushala dan MCK.
 
 
"Tapi baru sekitar enam meter perahu terbalik. Ada yang bilang perahu baru melaju dan sopirnya hendak menyalakan mesin, entah mengapa perahu oleng dan kemudian tenggelam," kata Irpan yang tempat tinggalnya berdekatan dengan rumah korban.***

Editor: Kiki Kurnia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X