Pesawat Mata-mata dan Anti-Kapal Selam AS Intai Kekuatan Armada Laut China di Tenggara Taiwan

- 16 Juli 2020, 22:24 WIB
Pesawat P-8A AS anti-kapal selam milik Amerika Serikat. /

GALAMEDIA - Militer Amerika Serikat (AS) mengirim pesawat pengintai tanpa awak di atas Laut China Selatan. Aksi drone AS ini diluncurkan beberapa hari setelah pejabat Washington menyatakan sebagian besar klaim Beijing di perairan yang diperebutkan itu sebagai hal yang melanggar hukum.

Menurut SCS Probing Initiative (SCSPI), sebuah think tank Universitas Peking, drone Angkatan Laut AS MQ-4C Triton terlihat terbang ke arah tenggara Taiwan pada hari Rabu (15/7/2020).

Dikatakan, sebuah pesawat anti-kapal selam P-8A AS dan sebuah pesawat pengisian bahan bakar KC-135R juga terlihat terbang di barat daya Taiwan di atas Laut China Selatan.

Baca Juga: Demo di Gedung DPR RI Ricuh, Polisi Ciduk Dua Orang Pengunjuk Rasa

Pengamat militer mengatakan Angkatan Laut AS tampaknya meningkatkan upaya pengintaian di jalur air strategis yang dipandang sebagai titik api antara Beijing dan Washington.

Drone Triton yang terlihat pada hari Rabu adalah bagian dari Pasukan Patroli dan Pengintaian Angkatan Laut AS.  

Drone ini dioperasikan secara otonom dengan menggunakan sensor maritim. Alat ini dapat bekerja dengan pesawat anti-kapal selam berawak untuk melakukan misi intelijen, pengawasan dan pengintaian di wilayah laut dan pesisir yang luas.

Baca Juga: Penyiram Air Keras Kepada Novel Baswedan Divonis 2 Tahun Penjara dan Pembonceng 1,5 Tahun

Song Zhongping, seorang pakar militer yang berbasis di Hong Kong, mengatakan bahwa Angkatan Laut AS mungkin berusaha melacak aktivitas bawah laut oleh Angkatan Laut Cina.

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X