Gus Sahal Sebut Teroris dan Radikalis Ada yang Atas Nama Islam: Umat Islam Harus Akui, Lalu Basmi!

- 29 Maret 2021, 11:42 WIB
Akhmad Sahal yang lebih dikenal dengan panggilan Gus Sahal.
Akhmad Sahal yang lebih dikenal dengan panggilan Gus Sahal. /

"Sudah kita dapatkan inisial L (pelaku). Bersangkutan merupakan kelompok dari beberapa pelaku yang beberapa waktu lalu, telah kita amankan," kata Listyo Sigit Prabowo, Minggu, 28 Maret 2021.

Listyo Sigit mengatakan, pelaku diketahui tergabung dalam kelompok JAD dan pernah melaksanakan kegiatan operasi terorisme di Jolo, Philipina pada 2018 lalu.

"Untuk inisial pelaku sudah kita dapatkan, dan kita tindaklanjuti untuk melaksanakan pemeriksaan terkait dengan DNA yang bersangkutan, agar bisa pertanggungjawabkan secara ilmiah," kata Listyo Sigit.

Baca Juga: Berikut Nama-nama Korban Kebakaran Kilang Minyak Pertamina RU VI Balongan

Terkait terduga pelaku bom bunuh diri tersebut, Listyo Sigit menyebut bahwa pelaku berjumlah dua orang dan sudah meninggal dunia. Namun, pihaknya belum bisa membuka inisial salah satu pelakunya.

Listyo Sigit mengatakan, pelaku merupakan bagian dari kelompok JAD yang beberapa waktu lalu ditangkap di Makassar, Sulsel di kompleks Villa Mutiara, Sudiang, dan Kabupaten Enrekang pada Januari 2021 lalu.

"Mereka adalah kelompok beberapa waktu yang lalu (ditangkap), ada kurang lebih 20 orang, dari kelompok JAD yang kita amankan. Mereka bagian dari itu. Inisial dan data-datanya sudah kita pastikan sesuai," tutur Listyo Sigit.

Baca Juga: 7+ Aspek dalam Program SMK Pusat Keunggulan, Hasilkan Lulusan dengan Dunia Kerja

Menurutnya, aksi pelaku bom bunuh diri tersebut merupakan society bomber, dengan membawa ledakan cukup besar sehingga berpengaruh dengan daya ledaknya.

"Jadi kegiatan mereka terjadi saat ini, kita ketahui adalah ledakan, adalah society boomber, menggunakan jenis bom panci, dan itu terkait dengan pengungkapan," ujar Listyo Sigit.

Halaman:

Editor: Dadang Setiawan


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x