Ekonomi Spanyol Terparah di Eropa, Ekonom Madrid Sebut Negara Bagaikan Tengah Dilanda Peperangan

- 1 Agustus 2020, 01:10 WIB
Seorang warga tengah melewat di jalan sekitar Kota Madrid, Spanyol. /


GALAMEDIA - Pandemi covid-19 (virus corona) telah menjerumuskan ekonomi zona euro ke dalam resesi bersejarah. Spanyol menderita paling parah berdasarkan angka yang diterbitkan pada Jumat (31/7/2020).

Produk domestik bruto zona euro turun 12,1 persen antara kuartal pertama dan kedua tahun 2020. Penurunan paling tajam selama 25 tahun terakhir, menyusul penurunan 3,6 persen pada kuartal pertama.

Ekonomi Spanyol menyusut 18,5 persen dalam tiga bulan hingga Juni. Dari angka itu, total kontraksi dalam enam bulan pertama tahun ini menjadi 22 persen. Ini pun menghapus semua keuntungan yang dibuat dalam tujuh tahun sejak resesi terakhir.

"Ini adalah jenis kejatuhan yang akan dilihat seseorang dalam perang," kata José Ignacio Conde Ruiz, seorang profesor ekonomi di Universitas Complutense Madrid.

"Satu-satunya sektor yang tumbuh adalah pertanian."

Ekonomi sejumlah negara di Eropa pada kuartal kedua.
Ekonomi sejumlah negara di Eropa pada kuartal kedua.

Perancis melaporkan penurunan kuartal ke kuartal sebesar 13,8 persen untuk kuartal kedua. Ini kontraksi terbesar sejak perang dunia kedua, mengambil total pengurangan output sejak awal tahun ini menjadi 19 persen.

Ekonomi Italia menyusut 12,4 persen pada kuartal ke kuartal, kontraksi paling tajam dalam hampir empat dekade. Negara ini terperosok dalam resesi keempat dalam lebih dari satu dekade dan ekonominya sudah menyusut sebelum pandemi melanda. Kontraksi kuartal kedua membawa output kembali ke level yang terakhir terlihat pada awal 1990-an.

Baca Juga: Dituding Suruh Menghapus Foto Bersama Presiden Jokowi, Pemprov DKI Somasi Artis Ike Muti

Sebaliknya Jerman telah bernasib lebih baik sejak awal pandemi, mencatat kontraksi 12 persen sejauh ini pada tahun 2020, menurut angka yang diterbitkan pada hari Kamis (30/7/2020).

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X