Terkuak! Begini Isi Rekaman CCTV di Lokasi Pembunuhan Editor Metro TV

- 15 Juli 2020, 12:40 WIB
Editor Metro TV Yodi Prabowo. (Antara)
Editor Metro TV Yodi Prabowo. (Antara) /

GALAMEDIA - Penyelidikan atas kasus pembunuhan terhadap editor Metro TV Yodi Prabowo masih terus berjalan. Penyidik Polda Metro Jaya sudah mengumpulkan sejumlah kamera CCTV yang ada di sekitar lokasi penemuan jenazah Yodi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Yusri Yunus menyatakan, penyidik sudah membuka rekaman yang ada. Hanya saja temuan yang didapatkan kurang memuaskan.

"CCTV kita dapat, tapi dua-duanya memang agak buram," kata Yusri di Mako Polda Metro Jaya, dikutip dari Antara, Rabu, 15 Juli 2020.

Baca Juga: Protokol Kesehatan Saat Iduladha, Anak-anak dan Lansia Diimbau Tak Ikut Shalat Berjemaah

Dengan kondisi seperti itu, ujar Yusri, penyidik mengalami hambatan dalam penyidikan. CCTV yang dibuka rekamannya itu, tambah dia, adalah yang terpasang di tepi jalan tol tidak jauh dari lokasi penemuan jasad korban.

Meski rekaman tak optimal, Yusri tetap menyatakan pihak kepolisian memiliki peralatan khusus untuk membaca rekaman CCTV tersebut.

"CCTV sekitar TKP (tempat kejadian perkara) tidak keliatan apa-apa, itu kita kirim ke labfor Inafis," ujar dia.

Baca Juga: Big Match Arsenal Vs Liverpool: Upaya The Gunners Amankan Tiket Kompetisi Eropa

"Itu harus kita buka kan, ada alatnya khusus misal pelat nomor gelap nggak keliatan itu ada alatnya yang buat jadi terang sampai maksimal," sambung mantan Kabid Humas Polda Jabar ini.

Lebih lanjut Yusri menuturkan, penyidik kini tengah mencari CCTV lainnya yang terpasang di sekitar lokasi penemuan jasad Yodi.

Menurutnya, rekaman CCTV sangat krusial dalam proses penyelidikan. Karena rekaman itu akan menunjukkan detik-detik terakhir korban sebelum akhirnya ditemukan tewas.

Baca Juga: Hari Ini 8 Tahun Lalu: Invasi Gangnam Style 'Mengguncang' dan 'Mengambil Alih' Dunia

"Dua CCTV sudah kita dapat, masih kita cari lagi CCTV di dekat situ," lanjut Yusri.

"Untuk apa CCTV di TKP itu? Betul tidak? dia sendiri atau ada dua orang, tiga orang, empat orang atau lima orang ? Kan kita belum tahu nih," tandasnya.

Seperti diketahui, editor Metro TV Yodi Prabowo ditemukan tewas di pinggir Tol JORRR di Ulujami, Pesanggrahan, Jaksel, pada Jumat, 10 Juli 2020. Sebelumnya ia dinyatakan hilang oleh keluarga pada sejak Selasa, 7 Juli 2020.

Baca Juga: Remehkan Kasus George Floyd, Trump: Lebih Banyak Orang Kulit Putih Terbunuh oleh Polisi AS

Pihak kepolisian mengungkapkan hasil autopsi terhadap korban dan menyebut luka tusukan benda tajam di bagian leher sebagai penyebab utama kematian Yodi.

Tidak jauh dari lokasi tempat jasad korban ditemukan, petugas juga menemukan sebilah pisau dapur.***

Editor: Lucky M. Lukman


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x