Angkatan Laut Amerika Serikat Diklaim Paling Kuat di Dunia, China Tersenyum Ternyata ...

- 18 September 2020, 09:26 WIB
Kapal Induk Amerika Serikat merapat di dermaga. (pinterest) /


GALAMEDIA - Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Mark Esper menyatakan meski jumlah kapal perang AS lebih sedikit dari Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLAN) China, kekuatan militernya tetap tak tertandingi.

"Saya ingin menjelaskan bahwa China tidak dapat menandingi Amerika Serikat dalam hal kekuatan Angkatan Laut," kata Esper.

"Bahkan jika kami berhenti membuat kapal baru, akan membutuhkan waktu bertahun-tahun (bagi China) untuk menutup kesenjangan dalam hal kemampuan kami di laut lepas,” ujarnya, seperti dikutip Sputniknews, Jumat 18 September 2020.

"Jumlah kapal itu penting, tetapi tidak menceritakan keseluruhan cerita. Mereka tidak membahas jenis kapal dan kemampuan kapal yang dihitung; keterampilan kru yang mengoperasikannya; kecakapan para perwira yang memimpin mereka; atau cara kami melawan mereka."

“Meskipun demikian, kita harus tetap di depan; kita harus mempertahankan overmatch kita; dan kami akan terus membangun kapal modern untuk memastikan kami tetap menjadi Angkatan Laut terhebat di dunia," papar Esper.

Baca Juga: Jadwal MotoGP Emilia Romagna, Valentino Rossi Tetap Jadi Perhatian

Laporan proyek "China Power" dari Center for Strategic and International Studies (CSIS) mengungkap bahwa tujuan militer Beijing memiliki 425 kapal pada tahun 2030.

Selain jumlah kapal dan tentara Angkatan Laut-nya yang lebih besar, Beijing juga telah berinvestasi secara besar-besaran dalam rudal anti-kapal jarak jauh sebagai tandingan bagi Angkatan Laut AS.

Presiden China Xi Jinping di kapal perang China. (PIT)
Presiden China Xi Jinping di kapal perang China. (PIT)

Beijing sendiri mengklaim senjata Amerika belum bisa menandingi persenjataan China, yang meliputi rudal jelajah, rudal balistik darat dan udara, dan bahkan senjata hipersonik.

Dalam tiga tahun terakhir, anggota Korps Marinir China pun telah meningkat signifikan yakni dari 10 ribu personel menjadi antara 28 ribu dan 35 ribu personel. Beijing berencana merekrut 100 ribu anggota bagi korps marinirnya.

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X